Tetapi, dibalik terangnya cahaya bulan, bulan selalu merasa kesepian. Bulan adalah satu-satunya benda penerang di malam hari. Kalaupun ada bintang, cahaya bintang yang redup tentu tak bisa menandingi cahaya bulan yang begitu terang. Bintang juga tidak bisa menjadi teman yang sepadan bagi bulan.
Seperti halnya kita, terkadang kita juga kesepian. Kalaupun ada orangtua, guru, saudara, teman, sahabat, tetapi kita tetap tidak menemukan teman tertepat, ya semacam teman (penolong) yang sepadan (nyeh, kayak Adam & Hawa aje-.-).
Kalau bulan bisa berkata, akankah ia meminta kpd Tuhan mencarikan teman yang sepadan? Haruskah kita melakukan hal yg sama?
Jika dilihat dari tempat kita berada, bulan terlihat sangat indah, terang, & menawan. Tetapi, jika dilihat dari dekat, bulan terlihat aneh dengan banyak kawah. Nah, maksud dari itu semua, bulan selalu menunjukkan sisi indahnya (positif) kepada kita & tidak pernah menunjukkan sisi-sisiya yang penuh kawah (negatif), melainkan tetap bersinar terang.
Banyak hal yang bisa kita ambil dari bulan. Yang pertama, walaupun kita kesepian, tetaplah bersinar terang & menjadi bulan yang bercahaya di antara orang-orang. Yang kedua, kita tidak perlu malu atas kekurangan kita, tetapi teruslah menunjukkan segala kelebihan yang kita miliki. Jadi, bulan dapat mengajarkan banyak hal positif yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar